Polisi Cilik Polres Baubau Siap Semarakkan HUT Lalu Lintas ke-70 di Kendari
Laporan Sungai Penuh- Suasana pagi di Lapangan Mako Polres Baubau, dipenuhi dengan semangat dan keceriaan yang membara. Sebanyak 60 anggota Polisi Cilik Pocil tampak gagah berdiri dalam formasi rapi, seragam lengkap mereka berpadu dengan senyum semangat yang merekah. Mereka bersiap untuk diberangkatkan dalam sebuah misi kebanggaan: menghadiri perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-70 Tingkat Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca Juga : Indonesia Resmi Buka Festival Film “Muslim World Movie Screening” untuk Pererat Persaudaraan
Acara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Baubau, AKBP Mayestika Hidayat, S.I.K., M.H., berlangsung khidmat namun penuh energi. Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan kebanggaan dan apresiasi yang mendalam atas komitmen dan ketekunan yang ditunjukkan oleh para Pocil selama menjalani masa latihan.
Anak-anakku, para Polisi Cilik yang ibu banggakan
Jadikan momen langka ini sebagai pengalaman berharga yang tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk menanamkan jiwa disiplin, leadership, dan rasa cinta Tanah Air yang lebih dalam,” ujar AKBP Mayestika Hidayat dengan penuh semangat. Beliau juga berpesan, “Tunjukkan performa terbaik kalian, tampilkan semua yang telah kalian latih dengan keras. Jadilah duta kecil yang membawa nama baik Kota Baubau dan Polres Baubau di kancah regional.”
Keberangkatan rombongan 60 Pocil ini merupakan bagian dari rangkaian acara syukuran HUT Lalu Lintas ke-70. Mereka tidak hanya akan menjadi peserta, tetapi juga menjadi salah satu pemeriah utama acara dengan menampilkan berbagai atraksi yang telah dipersiapkan secara intensif selama berminggu-minggu. Mulai dari gerakan baris-berbaris yang tegas dan kompak, hingga yel-yel penyemangat yang kreatif dan menyuarakan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Rombongan tidak berangkat sendirian
Untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran, seluruh Pocil didampingi oleh personel khusus dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Baubau serta para orang tua yang dengan penuh dukungan turut mendampingi buah hati mereka dalam perjalanan menuju Kendari.
Partisipasi Pocil Polres Baubau dalam event besar ini diharapkan memiliki dampak yang lebih luas dari sekadar pertunjukan. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi nyata bagi anak-anak seusia mereka di seluruh Sultra untuk memahami dan mencintai aturan lalu lintas sejak dini. Mereka adalah generasi penerus yang diharapkan dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas, mewujudkan jalan raya yang lebih aman, tertib, dan nyaman untuk semua.
Mereka adalah investasi masa depan bagi bangsa ini
Melalui pendidikan sejak dini, kita tanamkan pemahaman bahwa tertib lalu lintas adalah cerminan budaya bangsa yang beradab, tutup salah seorang pendamping dari Satlantas. Semoga perjalanan mereka lancar dan penampilan mereka sukses mengharumkan nama Baubau.
Mereka adalah investasi masa depan bagi bangsa ini. Selanjutnya, rombongan pun bersiap untuk melakukan perjalanan darat menuju Kendari.
Sesampainya di lokasi acara, para Pocil langsung menarik perhatian seluruh tamu undangan
Tak lama setelah itu, mereka pun unjuk kebolehan. Dengan penuh percaya diri, mereka memamerkan hasil latihan keras mereka. Gerakan baris-berbaris mereka terlihat sangat tegas dan kompak, sementara yel-yel yang mereka teriakkan begitu semangat dan menyuarakan pesan keselamatan berkendara.
Tak hanya itu, penampilan mereka juga berhasil memukau Kapolda Sultra beserta jajarannya. Bahkan, banyak anak-anak lain yang menyaksikan menjadi terinspirasi dan antusias. Akibatnya, semangat untuk belajar menjadi tertib lalu lintas pun langsung menyebar di tengah-tengah acara.
Setelah berhasil mencuri perhatian, para Pocil kemudian berbaur dengan peserta dari daerah lain.
Akhirnya, perjalanan sukses ini pun berbuah manis. Pocil Polres Baubau berhasil pulang dengan membawa banyak pengalaman berharga dan piagam penghargaan. Yang terpenting, mereka kembali dengan semangat baru untuk terus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah dan keluarga mereka.
Mereka telah membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk berkontribusi menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya.



