, ,

KSOP Kelas II Baubau Peringati Harhubnas 2025 dengan Bakti Sosial dan Edukasi

oleh -1147 Dilihat

KSOP Baubau Peringati Harhubnas 2025 dengan Aksi Nyata: Sosial, Edukasi, dan Bakti Lingkungan

Mediaex BauBau- Menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang diperingati setiap 17 September, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan KSOP Kelas II Baubau memilih untuk merayakannya dengan cara yang berkesan dan penuh makna. Alih-alih menggelar acara seremonial yang meriah, institusi ini mengedepankan rangkaian kegiatan sosial, edukasi, dan bakti lingkungan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dan pelaku transportasi laut.

KSOP Kelas II Baubau Peringati Harhubnas 2025 dengan Bakti Sosial dan Edukasi
KSOP Kelas II Baubau Peringati Harhubnas 2025 dengan Bakti Sosial dan Edukasi

Baca Juga : Solar Tumpah Dan Licinkan Tikungan Strategis Di Tongalino, Pengendara Diimbau Waspada

Sebagai bentuk implementasi dari arahan pimpinan pusat, peringatan Harhubnas tahun 2025 ini sengaja disederhanakan dan difokuskan pada nilai-nilai kepedulian. “Inti dari peringatan tahun ini adalah memberi manfaat nyata. Kami diinstruksikan untuk menghindari acara yang bersifat foya-foya dan lebih mengutamakan kegiatan yang sifatnya sosial dan mendidik,” ujar Taher Laitupa, Kepala KSOP Kelas II Baubau.

Edukasi Keselamatan Pelayaran: Investasi untuk Keselamatan Jiwa

Salah satu pilar utama kegiatan KSOP Baubau adalah komitmen terhadap keselamatan pelayaran. Untuk mewujudkannya, pihaknya menggelar penyuluhan dan simulasi keselamatan secara intensif di dua titik vital: Pelabuhan Feri Waara dan Pelabuhan Feri Batulo.

Kegiatan ini bukan sekadar teori. Para operator dan awak kapal diberikan pelatihan praktis langsung untuk menghadapi berbagai skenario darurat di laut. “Kami mengajarkan dan mempraktikkan secara langsung tata cara penanganan situasi kritis, seperti kebakaran di kapal, tabrakan, hingga prosedur evakuasi jika terjadi kapal tenggelam. Ini adalah pengetahuan dasar yang sangat krusial untuk menyelamatkan jiwa,” jelas Taher dengan semangat.

Yang patut diapresiasi, kegiatan penyuluhan ini bukan hanya untuk memperingati Harhubnas semata. Taher menegaskan bahwa ini adalah program rutin yang telah berjalan setiap minggu. Program ini secara khusus menyasar kapal-kapal penumpang yang melayani rute Baubau-Kendari yang dikenal sangat padat. “Keselamatan adalah yang utama. Dengan jadwal yang padat, kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus selalu diasah. Itulah mengapa kami konsisten melakukannya tiap minggu,” tambahnya.

Bakti Lingkungan: Menjaga Warisan Keindahan Pesisir

Selain fokus pada keselamatan manusia, KSOP Baubau juga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

Relawan dari KSOP turun ke lapangan untuk membersihkan sampah laut (marine debris) di kawasan Pantai Waara dan area sekitar Pelabuhan Feri Batulo. Aksi ini bertujuan tidak hanya untuk menciptakan pemandangan yang indah tetapi juga untuk menjaga ekosistem pesisir dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan pelabuhan dan pantai.

Puncak Acara: Upacara dengan Semangat Kolaborasi

Puncak peringatan Harhubnas pada 17 September nanti akan ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera. Yang unik dari tahun ini adalah lokasi penyelenggaraannya. Mengusung semangat kebersamaan dan kolaborasi antar instansi perhubungan, upacara akan digilir tempatnya.

“Jika tahun 2024 yang lalu tuan rumahnya adalah KSOP, untuk tahun 2025 ini giliran Bandara Baubau yang menjadi penyelenggara. Ini bentuk sinergi yang baik di lingkungan Kementerian Perhubungan,” ungkap Taher. Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan segala keperluan dan teknis upacara dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.

Dengan berbagai kegiatan yang padat makna ini, KSOP Kelas II Baubau berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan meninggalkan kesan positif bahwa sektor perhubungan, khususnya pelayaran, hadir untuk melayani, melindungi, dan membangun negeri.

Sinergi dan Inovasi: Komitmen Berkelanjutan KSOP Baubau Pasca-Harhubnas

KSOP Baubau tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Selanjutnya, institusi ini telah menyusun rencana aksi jangka panjang untuk memastikan dampak positif dari peringatan Harhubnas terus berlanjut.

Sebagai langkah konkret, pihaknya akan meningkatkan frekuensi dan jangkauan program penyuluhan keselamatannya. Mereka tidak hanya menargetkan operator kapal feri ke Kendari, namun juga akan merangkul nelayan tradisional dan pengelola kapal wisata. “Keselamatan di laut adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, kami ingin memastikan tidak ada satu pun pihak yang tertinggal,” tegas Taher.

Di samping itu, KSOP berkomitmen untuk menjadikan aksi bersih pantai sebagai sebuah gerakan berkelanjutan. Misalnya, mereka akan berkolaborasi dengan komunitas lokal dan sekolah-sekolah untuk mengadakan ‘Jumat Bersih’ secara rutin di area pelabuhan. Bahkan, rencana pemasangan lebih banyak tempat sampah dan poster edukasi juga sedang dalam pembahasan.

Tidak hanya berfokus pada internal, KSOP juga aktif membangun kemitraan. Sebagai contoh, koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk upacara Harhubnas menjadi bukti nyata komitmen ini. Lebih jauh lagi, mereka akan mendorong sinergi yang lebih erat dengan Dinas Perhubungan, BASARNAS, dan TNI AL untuk mengadakan pelatihan gabungan dan simulasi bencana maritim yang lebih besar.

Pada akhirnya, semua upaya ini bermuara pada satu tujuan: menciptakan sistem transportasi laut yang tidak hanya efisien, tetapi juga aman, nyaman, dan berwawasan lingkungan untuk seluruh masyarakat Baubau dan para pelintasnya. Peringatan Harhubnas menjadi titik awal yang sempurna untuk mengingatkan semua pihak akan pentingnya nilai-nilai tersebut.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.