BKKBN Sultra Targetkan Layani 100 Akseptor KB di Wilayah Khusus

oleh -855 Dilihat
oleh

BKKBN Sultra Targetkan 100 Akseptor MKJP dalam Peringatan Harganas ke-32 di Baubau

Mediaex Baubau – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara menargetkan pelayanan keluarga berencana (KB) bagi 100 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, yang jatuh pada 29 Juni 2025. Target ini difokuskan bagi warga yang bermukim di wilayah khusus.

Pelayanan KB ini dilaksanakan melalui kegiatan Fasilitasi, Intensifikasi, dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) di Wilayah Khusus, yang dipusatkan di Puskesmas Kalolomoko, Kota Baubau, Kamis (19/6/2025). Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan cakupan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa MKJP seperti IUD, implant, dan MOW/MOP memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. “Kami menargetkan 100 akseptor dalam wilayah khusus ini untuk memperkuat program KB di daerah-daerah yang aksesnya masih terbatas, sekaligus mendukung pencapaian sasaran nasional Harganas,” ujarnya.

Menurut Drs. Yusuf, pelayanan ini juga disertai edukasi mengenai pentingnya keluarga sehat dan sejahtera, terutama bagi pasangan usia subur. Tim BKKBN berkoordinasi dengan tenaga kesehatan di Puskesmas Kalolomoko untuk memastikan pelayanan berjalan aman dan tepat prosedur.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat, termasuk Dinas Kesehatan Kota Baubau, tokoh masyarakat, serta kader PKK yang aktif dalam sosialisasi KB. Dalam kegiatan tersebut, para akseptor mendapatkan layanan konsultasi, pemasangan MKJP, hingga pendampingan pasca pemasangan agar tetap aman dan nyaman.

Selain itu, BKKBN Sultra menekankan bahwa program KB-KR bukan sekadar menyediakan metode kontrasepsi, tetapi juga sebagai upaya mendorong pembangunan keluarga sejahtera, menekan angka stunting, serta mendukung program kesehatan ibu dan anak di daerah.

Kegiatan Harganas ke-32 di Kota Baubau ini menjadi salah satu contoh sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan MKJP, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.