, ,

Dokumen Studi Kelayakan Rampung, Kawasan Pergudangan Siap Dibangun di Baubau

oleh -1277 Dilihat

Baubau, Sulawesi Tenggara – Pemerintah Kota Baubau menandai langkah strategis dalam pembangunan infrastruktur ekonomi dengan merampungkan dokumen studi kelayakan (feasibility study) untuk pembangunan kawasan pergudangan terpadu. Proyek ini diharapkan menjadi katalisator penguatan sektor logistik, perdagangan, dan distribusi barang di kawasan Kepulauan Buton dan sekitarnya.

Dokumen tersebut disusun secara komprehensif oleh tim ahli yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bappeda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta mitra konsultan independen, dengan mempertimbangkan faktor teknis, lingkungan, ekonomi, dan sosial.

“Alhamdulillah, dokumen studi kelayakan kawasan pergudangan telah selesai. Ini menjadi dasar kuat bagi kita untuk melangkah ke tahap berikutnya, yaitu perencanaan teknis dan pembangunan fisik,” kata Plt Kepala Bappeda Kota Baubau, La Ode Jamil, saat diwawancarai pada Rabu (7/8/2025).

Menjawab Kebutuhan Logistik di Kawasan Timur Indonesia

Keberadaan kawasan pergudangan ini dinilai sangat penting dalam menjawab persoalan mendasar dalam sistem logistik di wilayah Baubau dan sekitarnya. Selama ini, distribusi barang dan bahan pokok kerap mengalami kendala karena keterbatasan infrastruktur penyimpanan dan keterpaduan jalur distribusi.

“Selama ini, pelaku usaha dan distributor banyak yang menyimpan barang di lokasi yang tidak representatif. Dengan kawasan ini, semua aktivitas bisa lebih terkoordinasi, efisien, dan tertib,” ungkap Kadis Perindag Baubau, Nur Hayati.

Dokumen Studi Kelayakan
Dokumen Studi Kelayakan

Baca juga: Pemkot Baubau Tegaskan Yel-yel Gerak Jalan Tidak Singgung SARA

Dampak Ekonomi: Serapan Tenaga Kerja hingga Peningkatan PAD

Pembangunan kawasan pergudangan diproyeksikan tidak hanya akan meningkatkan efisiensi distribusi barang, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Pemerintah Kota Baubau memperkirakan proyek ini akan menciptakan ratusan lapangan kerja, baik dalam tahap konstruksi maupun operasional.

Selain itu, keberadaan kawasan ini akan mendorong pertumbuhan investasi dan memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retribusi, pajak daerah, dan pelayanan jasa logistik.

“Ini bukan hanya proyek fisik, tapi juga strategi ekonomi jangka panjang. Kita ingin Baubau menjadi hub logistik di kawasan kepulauan,” tambah La Ode Jamil.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.