Dua Film Sineas Baubau Sabet Juara Nasional di Kompetisi Film Islami 2025

oleh -793 Dilihat
oleh

Sutradara Baubau Borong Dua Piala di Kompetisi Karya Film Islami 2025

Mediaex Baubau – Sutradara asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Andy Loppes Eba, berhasil meraih dua penghargaan dalam ajang Kompetisi Karya Film Islami (KFI) 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penganugerahan berlangsung di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag RI Thamrin, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 10 November 2025. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh perfilman nasional, pejabat Kemenag, serta para peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dua film karya Andy Loppes Eba yang berhasil meraih penghargaan adalah:

  1. “Cahaya untuk Nur”, yang dinobatkan sebagai Juara 1 Nasional kategori Fiksi. Film ini menceritakan kisah inspiratif tentang keteguhan iman dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah tantangan kehidupan modern.

  2. “Pekandeana Ana-ana Meulu”, yang menyabet Juara 2 Nasional kategori Dokumenter. Karya dokumenter ini menyoroti kehidupan anak-anak di Sultra, menekankan pentingnya pendidikan, budaya lokal, dan semangat kreatif generasi muda.

Andy Loppes Eba mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. “Ini bukan hanya kemenangan saya pribadi, tapi juga kemenangan bagi Kota Baubau dan Sulawesi Tenggara. Semoga karya-karya kami dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih menghargai nilai-nilai budaya dan spiritual,” ujarnya.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa kreativitas perfilman dari daerah-daerah di Indonesia mulai mendapatkan sorotan nasional, terutama dalam ranah film yang menekankan nilai-nilai religius, budaya, dan kemanusiaan.

Pemerintah daerah Kota Baubau menyambut baik prestasi ini. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Baubau, [nama pejabat jika ada], menyatakan bahwa prestasi Andy Loppes Eba merupakan bukti bahwa potensi seni dan budaya lokal di Baubau dapat bersaing di tingkat nasional. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung para seniman lokal melalui pelatihan, fasilitas produksi, dan promosi karya mereka ke tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, KFI 2025 juga berperan sebagai platform edukatif bagi sineas muda Indonesia, mendorong terciptanya film-film berkualitas yang sarat pesan moral dan religius, sekaligus menjaga eksistensi budaya lokal di era globalisasi.

Dengan pencapaian ini, Andy Loppes Eba diharapkan terus menjadi inspirasi bagi para sineas muda di Baubau dan Sulawesi Tenggara untuk terus berkarya, mengeksplorasi nilai-nilai lokal, serta menembus prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.