, ,

Keributan Mencekam Pecah Di Batupoaro

oleh -880 Dilihat

Bentrok Berdarah di Baubau, Dua Pemuda Tersayat Anak Panah Usai Tawuran

Mediaex Bau Bau Suasana malam di Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, yang biasanya tenang, berubah mencekam. Keributan keras, diselingi teriakan dan benturan, memecah kesunyian. Dua kelompok pemuda yang saling berhadapan dengan membawa berbagai senjata tajam, hingga yang tak lazim seperti busur panah, memicu kepanikan warga.

Keributan Mencekam Pecah Di Batupoaro
Keributan Mencekam Pecah Di Batupoaro

Baca Juga : Komitmen Pada Keamanan Pangan Antar SD Negeri 3 Baubau Raih Podium Di Tingkat Nasional

Insiden berdarah yang terjadi pada Senin malam itu berujung pada dua orang pemuda yang harus dilarikan dengan kondisi luka-luka terkena anak panah. Keduanya segera mendapat perawatan intensif di rumah sakit terdekat untuk menangani luka tembus di bagian tubuh mereka.

Kepanikan pun tak terelakkan. Warga yang menyaksikan kejadian dari balik jendela rumah mereka memilih untuk menjauh dan mengunci pintu, khawatir menjadi sasaran amuk massa. Sementara itu, arus lalu lintas di wilayah tersebut sempat terputus. Para pengendara terpaksa mengambil rute memutar untuk menghindari lokasi bentrok, yang dipenuhi oleh pemuda-pemuda penuh amarah.

“Awalnya hanya terdengar suara saling teriak, tapi kemudian suasana langsung jadi ricuh. Kami yang di rumah langsung mengunci pintu dan mematikan lampu teras karena takut,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Polisi Bergerak Cepat, Situasi Kini Kondusif

Menanggapi insiden Keributan yang terekam dan viral di media sosial tersebut, aparat kepolisian dari Polres Baubau dan Polsek Wolio langsung bergerak cepat. Personel kepolisian diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan massa dan mengamankan situasi.

Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Isnan, ketika dikonfirmasi di lokasi kejadian, menyatakan bahwa situasi telah dapat dikendalikan. “Kami dari Polres Baubau langsung mengantisipasi dengan datang ke TKP setelah menerima laporan dan video yang beredar. Alhamdulillah, lokasi tawuran sudah mulai kondusif,” jelas Iptu Rino.

Ia menegaskan bahwa penyelidikan mendalam masih terus dilakukan untuk mengungkap akar permasalahan dan motif di balik bentrokan ini. “Untuk saat ini, motif pastinya belum diketahui. Kami masih mendalami dan mencari informasi, termasuk dari para korban, untuk memastikan pemicu utama perkelahian antar kelompok ini,” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan, polisi telah menempatkan personelnya di titik-titik rawan di sekitar lokasi kejadian. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan mencegah terjadinya aksi balas dendam yang dapat memicu kericuhan lanjutan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan bekerja sama dengan aparat. Mari bersama-sama kita jaga wilayah kita agar tetap kondusif dan terhindar dari aksi-aksi anarkis seperti ini,” tutup Iptu Rino.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Kelurahan Lanto telah kembali tenang di bawah pengawasan ketat aparat. Namun, pertanyaan besar masih menggantung: apa yang memicu amarah kedua kelompok pemuda hingga harus menyelesaikan masalah dengan kekerasan yang mengancam nyawa? Jawabannya masih ditunggu dari hasil penyelidikan polisi.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.