, , ,

Pemkot Baubau Tegaskan Yel-yel Gerak Jalan Tidak Singgung SARA

oleh -2155 Dilihat

Baubau Pemerintah Kota Baubau akhirnya angkat bicara terkait sorotan publik atas yel-yel salah satu peserta lomba gerak jalan yang dinilai sebagian warganet berpotensi menyinggung isu SARA. Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta panitia pelaksana kegiatan gerak jalan dalam keterangan pers yang digelar, Rabu (6/8/2025).

Dalam penjelasannya, Pemkot menegaskan bahwa tidak ada unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) dalam yel-yel yang viral di media sosial tersebut. Pemerintah menilai ekspresi peserta masih dalam batas kewajaran dan merupakan bagian dari semangat perlombaan menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Yel-yel itu adalah bentuk semangat, bukan penghinaan atau pelecehan terhadap golongan tertentu. Tidak ada maksud untuk menyudutkan pihak manapun,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Baubau, H. Amiruddin, S.Pd., M.Pd dalam pernyataannya.

Latar Belakang Lomba dan Video yang Viral

Ribuan peserta dari berbagai jenjang ikut ambil bagian dengan mengenakan kostum unik, serta menyuarakan yel-yel penuh semangat.

Namun, salah satu kelompok peserta terekam dalam video yang kemudian menyebar luas di platform TikTok dan Instagram.

Yel-yel Gerak Jalan
Yel-yel Gerak Jalan

Baca juga: Dishub Baubau Tertibkan Parkir Liar di Pujaserata

Panitia: Sudah Ada Aturan Jelas

Selama pelaksanaan kegiatan, panitia juga melakukan pemantauan langsung di lapangan.

“Kami telah mengevaluasi isi yel-yel tersebut dan tidak menemukan adanya pelanggaran substansial. Semuanya masih dalam koridor semangat nasionalisme dan persatuan,” kata Ketua Panitia Lomba, Andi Supriadi, S.Sos.

“Kami harus adil menilai. Jangan karena satu cuplikan, lalu menyimpulkan keseluruhan secara negatif.”

Pemkot Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Pemerintah mendorong masyarakat untuk mengedepankan dialog terbuka dan menyampaikan kritik secara konstruktif.

“Jangan sampai semangat kebersamaan dan nasionalisme yang ingin kita bangun bersama justru tercoreng oleh kesalahpahaman,” ungkap Sekda Baubau.

Penegasan Nilai Toleransi dan Persatuan

Pemkot Baubau menegaskan komitmennya dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, suku, dan budaya yang telah terjalin erat di kota ini.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.