, ,

Penanda Jiwa Dan Kebanggaan Masyarakat Pesisir Baubau

oleh -924 Dilihat

PenandaHaroana Andala: Ritual Laut Sakral Baubau, Napas Segar Pelestarian Budaya di Usia Kota ke-484

Mediaex BauBau- Ombak yang berdebur di Pantai Morikana seakan menyanyikan syair kuno, mengiringi langkah khidmat ratusan masyarakat yang berkumpul untuk sebuah ritus yang telah mengalir dalam darah mereka: Haroana Andala. Di Rumah Singgah Nelayan Pantai Morikana, Kelurahan Bone-Bone, suasana bukan sekadar meriah, tetapi sarat dengan nuansa spiritual dan kebanggaan akan warisan leluhur. Tahun 2025 ini, upacara adat yang menjadi penanda jiwa masyarakat pesisir itu kembali digelar, bertepatan dengan dua momen bersejarah sekaligus: Hari Jadi ke-484 Kota Baubau dan HUT ke-24 kota ini sebagai daerah otonom.

Penanda Jiwa Dan Kebanggaan Masyarakat Pesisir Baubau
Penanda Jiwa Dan Kebanggaan Masyarakat Pesisir Baubau

Baca Juga : Razia Gabungan Di Lapas Baubau, Barang Terlarang Disapu Bersih

Kehadiran Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, dalam upacara tersebut semakin mengukuhkan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam merawat jati diri budaya. Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wali Kota menegaskan bahwa Haroana Andala jauh melampaui sekadar acara seremonial tahunan.

“Di balik setiap gerak tarian, doa, dan persembahan dalam Haroana Andala, tersimpan filosofi hidup yang dalam. Ini adalah sebuah mahakarya warisan nenek moyang yang harus kita jaga dengan sepenuh hati. Ia bukan hanya untuk kita tonton, tetapi untuk kita hidupi dan wariskan,” seru Yusran di hadapan para undangan, tokoh adat, dan nelayan.

Lebih dari Sekadar Tradisi: Simfoni Rasa Syukur dan Penolak Bala

Wali Kota Yusran Fahim dengan detail memaparkan makna ganda yang menjadi inti dari Haroana Andala. Di satu sisi, ritual ini adalah ungkapan syukur yang tulus kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari laut. Di sisi lain, ia berfungsi sebagai doa kolektif yang menguat, memohon keselamatan bagi para nelayan yang mengarungi samudra dan menolak segala bentuk bala atau malapetaka dari kehidupan masyarakat pesisir.

“Setiap jaring yang dibentangkan, setiap perahu yang dilepas, di dalamnya ada nyawa dan harapan keluarga. Haroana Andala adalah pengingat akan hubungan simbiosis antara manusia dan laut. Kita memohon perlindungan sekaligus berjanji untuk menjaganya. Ini adalah kearifan lokal yang menjadi kompas hidup kita,” jelasnya.

Dari Generasi ke Generasi: Menjaga Nyala Api Tradisi di Tengah Gelombang Zaman

Keteguhan mereka dalam melestarikan Haroana Andala dari generasi ke generasi, kata dia, adalah contoh nyata dari ketahanan budaya.

Namun, di tengah gempuran modernisasi dan pesatnya kemajuan teknologi, kekhawatiran akan pudarnya minat generasi muda menjadi perhatian serius. Dengan penuh harap, Yusran mengajak para pemuda untuk tidak menjadi penonton pasif.

“Anak-anak muda Baubau, jangan biarkan warisan semegah ini punah di tangan kita. Pelestarian budaya adalah tugas kita bersama. Ayo, hadir, rasakan, dan ambil bagian!

Pemerintah Kota Baubau, tegasnya, akan terus berdiri sebagai sokoguru yang memberikan dukungan penuh. Dukungan ini bukan hanya dalam bentuk fasilitas, tetapi juga dalam upaya mempromosikan Haroana Andala sebagai aset wisata budaya unggulan yang dapat mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Gelaran yang Meriah: Sebuah Kanvas Kebersamaan dan Kearifan Lokal

Pelaksanaan Haroana Andala tahun 2025 ini pun berlangsung sukses dan penuh warna. Ritual inti dipimpin oleh tetua adat dengan iringan doa-doa dalam bahasa lokal, menciptakan atmosfer yang khidmat dan menyentuh jiwa. Para nelayan dengan pakaian adatnya turut serta aktif, menggambarkan sebuah praktik budaya yang masih hidup dan relevan.

Penanda Suara tawa, gemericik air laut, dan semangat kebersamaan warga mewarnai seluruh rangkaian acara. Kehangatan ini menjadikan Haroana Andala lebih dari sekadar upacara; ia adalah sebuah simpul pemersatu yang memperkuat tali silaturahmi dan mengingatkan semua orang pada akar budaya mereka yang begitu kaya. Sebagai penutup, Wali Kota Yusran Fahim berharap ritual ini menjadi pembawa berkah yang nyata.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.