, ,

Polsek Kapontori Gelar GPM, Sediakan Dua Ton Beras

oleh -1266 Dilihat

Baubau, Sulawesi Tenggara – Kepolisian Sektor (Polsek) Kapontori menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai upaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah naiknya harga beras di pasaran. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (22/8/2025) ini mendapat sambutan hangat dari warga, lantaran Polsek Kapontori menyediakan dua ton beras dengan harga terjangkau.

Wujud Kepedulian Polri untuk Rakyat

Kapolsek Kapontori, IPTU La Ode Suryanto, mengatakan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat kecil, terutama menjelang musim paceklik dan adanya gejolak harga bahan pokok di beberapa wilayah.

“Beras adalah kebutuhan utama setiap rumah tangga. Karena itu, kami ingin hadir langsung meringankan beban warga dengan menyediakan beras kualitas baik, namun dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Menurutnya, program ini juga sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya peran Polri dalam membantu menjaga kestabilan sosial, termasuk di sektor ekonomi masyarakat.

Harga Terjangkau, Antrean Panjang Warga

Dalam GPM ini, Polsek Kapontori menjual beras dengan harga Rp8.500 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang saat ini mencapai Rp12.000 per kilogram. Setiap warga yang hadir bisa membeli maksimal 10 kilogram untuk memastikan distribusi merata.

Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Kapontori sudah mengantre di halaman Polsek. Mereka membawa karung atau wadah sendiri untuk menampung beras yang dibeli.

Polsek Kapontori
Polsek Kapontori

Baca juga: Aplikasi Lintas Baubau, Dorong Kemudahan Investasi di Baubau

Nurhayati (45), seorang ibu rumah tangga, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. “Harga beras di pasar sudah bikin pusing. Syukurlah ada kegiatan ini, jadi kami bisa belanja lebih hemat. Semoga sering diadakan,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Kegiatan pasar murah ini juga melibatkan kerja sama dengan pemerintah kecamatan dan perangkat desa. Pihak kecamatan membantu dalam sosialisasi dan pendataan warga yang berhak mendapat prioritas pembelian.

Camat Kapontori, La Ode Arfan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Polsek. “Langkah ini sangat membantu masyarakat kami. Semoga ke depan sinergi seperti ini bisa terus berlanjut, bukan hanya beras tapi juga bahan pokok lainnya seperti minyak goreng dan gula,” katanya.

Antisipasi Gejolak Harga dan Inflasi

Selain bertujuan meringankan beban masyarakat, kegiatan GPM juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dan aparat keamanan untuk menekan laju inflasi daerah akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

IPTU La Ode Suryanto menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi harga pangan di wilayah Kapontori. Jika diperlukan, pasar murah akan digelar secara berkala agar stabilitas ekonomi warga tetap terjaga.

“Polsek Kapontori tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tapi juga ikut serta dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Melihat antusiasme masyarakat, banyak warga berharap agar kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin. Mereka menilai langkah ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

“Kami merasa dekat dengan polisi, bukan hanya sebagai aparat keamanan, tapi juga sebagai sahabat rakyat,” ungkap Rustam, warga Desa Moko.

Dengan suksesnya pelaksanaan Gerakan Pasar Murah ini, Polsek Kapontori menunjukkan komitmennya untuk terus hadir dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek keamanan maupun kesejahteraan sosial.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.