Waspada! Tumpahan Solar Licinkan Tikungan Maut di Jembatan Tongalino, Konut, Sejumlah Pemotor Tergelincir
Mediaex BauBau- Sebuah insiden berbahaya terjadi di ruas jalan Desa Tongalino, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara pada Senin pagi (15/9/2025). Solar yang tumpah dalam volume besar menggenangi dan melicinkan sebuah tikungan strategis dekat jembatan, menciptakan perangkap bagi pengendara yang lengah.

Baca Juga : Konawe Selatan Berduka Bocah 5 Tahun Tewas Dibalut Karung, Tetangga Sendiri Diduga Pelaku
Kejadian yang berpotensi fatal ini terekam dalam sebuah video yang diterima. Dalam video tersebut, terdengar suara seorang pria yang dengan penuh kekhawatiran memperingatkan para pengendara untuk sangat berhati-hati.
“Para pengendara yang melintas dari arah Kota Kendari menuju Taipa, harap ekstra waspada! Ada tumpahan solar yang sangat licin, tepat di tikungan yang dekat dengan jembatan. Ini sangat berbahaya!” ujar pria dalam video tersebut dengan nada tinggi.
Tidak hanya sekadar peringatan, pria itu juga mengonfirmasi bahwa genangan solar tersebut telah memakan korban. “Sudah ada beberapa korban, pengendara sepeda motor, yang terjatuh di spot ini. Kondisinya sangat licin,” tambahnya, menguatkan situasi genting yang terjadi.
Hingga berita ini dilaporkan, genangan solar masih terlihat jelas mengcover sebagian badan jalan di lokasi kejadian. Menyikapi hal ini, sejumlah warga setempat dengan sigap turun tangan untuk mencegah terjadinya lebih banyak korban. Mereka memasang tanda peringatan darurat menggunakan kayu dan daun-daunan untuk mengingatkan para pengendara agar mengurangi kecepatan dan menghindari area yang terkontaminasi.
“Betul, kejadiannya di Jembatan Tongalino,” tutur Entin singkat.
Lokasi Rawan dan Sejarah Masalah
Jembatan Tongalino, yang memiliki panjang sekitar 5 meter, bukanlah lokasi yang asing dengan insiden berbahaya. Jembatan yang terletak sekitar 50 kilometer dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, ini merupakan bagian vital dari Jalan Poros Bungku Selatan – Kendari, yang selalu ramai dilintasi kendaraan setiap harinya.
Tercatat sebelumnya, jembatan ini juga pernah menjadi lokasi kejadian kecelakaan mobil yang tragis, dimana sebuah mobil nyungsep dan tercebur ke sungai di bawahnya. Kecelakaan waktu itu diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengemudi.
Insiden tumpahan solar kali ini kembali menyoroti kerentanan lokasi tersebut dan pentingnya kewaspadaan ekstra bagi semua pengendara yang melintas. Pihak berwenang dan masyarakat diharapkan dapat segera melakukan koordinasi untuk membersihkan genangan solar dan mengamankan lokasi guna mencegah terulangnya musibah yang tidak diinginkan.
Pengendara yang akan melintasi wilayah tersebut sangat disarankan untuk:
-
Memperlambat kendaraan sebelum mendekati area jembatan.
-
Memperhatikan tanda peringatan yang dipasang warga.
-
Menghindari pengereman mendadak di atas genangan yang mencurigakan.
-
Mencari alternatif rute lain jika memungkinkan, hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.




