Tragis Pekerja Tewas Tergilas Mesin Dalam Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Konawe Selatan

oleh -1237 Dilihat

Tragedi Mengerikan di Konawe Selatan: Pabrik Daur Ulang Ban Ludes Dilalap Api, Satu Nyawa Melayang

Mediaex BauBau- Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pengolahan ban bekas di Desa Lebojaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Rabu pagi. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang pekerja yang tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

Tragis Pekerja Tewas Tergilas Mesin Dalam Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Konawe Selatan
Tragis Pekerja Tewas Tergilas Mesin Dalam Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Konawe Selatan

Baca Juga : Pejabat Tertibkan OTT Korupsi Dana Pembinaan Generasi Muda

Kapolsek Konda, Iptu Ribka Diana, membenarkan terjadinya insiden tersebut serta adanya korban jiwa

“Iya benar, telah terjadi kebakaran di pabrik ban bekas dan ada satu orang korban yang meninggal dunia dalam peristiwa ini,” ujarnya saat dikonfirmasi. Saat ini, jajarannya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan identitas korban.

Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke langit langsung menarik perhatian warga sekitar. Suasana mencekam dan bau menyengat karet terbakar pun menyelimuti lokasi kejadian.

Seorang warga, Emi, mengungkapkan keterkejutannya menyaksikan peristiwa tersebut. “Saya melihat asapnya sangat tebal dan tinggi sekali. Karena penasaran dan khawatir, saya langsung mendatangi lokasi. Ternyata benar, pabrik ban bekas itu sedang kebakaran hebat. Suasana di sekitarnya sangat panas dan baunya sangat menyengat,” tuturnya, menggambarkan kepanikan yang terjadi.

Mendapatkan laporan kejadian, Camat Konda, Moamar Ashrawi Imran, langsung mengkoordinasikan penanganan dengan berbagai pihak

“Kami menerima laporan pada pukul 08.30 Wita. Tanpa menunggu lama, kami segera menghubungi unit Damkar Kabupaten Konsel dan meminta bantuan dari Brimob untuk melakukan proses pemadaman,” jelas Moamar.

Tim Damkar dan petugas gabungan berupaya keras memadamkan kobaran api yang telah menghanguskan sebagian besar aset pabrik. Proses pemadaman sempat mengalami kesulitan akibat intensitas api yang besar dan material ban yang mudah menyala kembali.

Setelah berjuang beberapa jam, api akhirnya dapat dikendalikan dan dipadamkan. Pada proses evakuasi dan pendinginan, petugas yang memeriksa area dalam menemukan satu orang korban tewas yang sudah hangus terbakar. Kondisi jasad korban menunjukkan betapa dahsyatnya kobaran api yang terjadi.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi peringatan penting tentang keselamatan kerja dan standar keamanan yang ketat di lingkungan industri, khususnya pabrik yang mengelola material mudah terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api pertama kali terlihat menjilat-jilat bangunan pabrik sekitar pukul 08.30 Wita. Api kemudian dengan cepat membesar akibat bahan material yang mudah terbakar, terutama tumpukan ban karet.

Kapolsek Konda, Iptu Ribka Diana, membenarkan terjadinya insiden tersebut serta adanya korban jiwa. “Iya benar, telah terjadi kebakaran di pabrik ban bekas dan ada satu orang korban yang meninggal dunia dalam peristiwa ini,” ujarnya saat dikonfirmasi. Selanjutnya, jajarannya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan identitas korban.

Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke langit langsung menarik perhatian warga sekitar

Akibatnya, suasana mencekam dan bau menyengat karet terbakar pun menyelimuti lokasi kejadian.

Seorang warga, Emi, mengungkapkan keterkejutannya menyaksikan peristiwa tersebut. “Saya melihat asapnya sangat tebal dan tinggi sekali. Karena penasaran dan khawatir, saya langsung mendatangi lokasi. Ternyata benar, pabrik ban bekas itu sedang kebakaran hebat. Suasana di sekitarnya sangat panas dan baunya sangat menyengat,” tuturnya, menggambarkan kepanikan yang terjadi.

Tragis Pekerja Mendapatkan laporan kejadian, Camat Konda, Moamar Ashrawi Imran, langsung mengkoordinasikan penanganan dengan berbagai pihak. “Kami menerima laporan pada pukul 08.30 Wita. Tanpa menunggu lama, kami segera menghubungi unit Damkar Kabupaten Konsel dan meminta bantuan dari Brimob untuk melakukan proses pemadaman,” jelas Moamar.

Tim Damkar dan petugas gabungan kemudian berupaya keras memadamkan kobaran api yang telah menghanguskan sebagian besar aset pabrik. Namun demikian, proses pemadaman sempat mengalami kesulitan akibat intensitas api yang besar dan material ban yang mudah menyala kembali.

Setelah berjuang beberapa jam, api akhirnya dapat dikendalikan dan dipadamkan

Selama proses evakuasi dan pendinginan, petugas yang memeriksa area dalam menemukan satu orang korban tewas yang sudah hangus terbakar. Sayangnya, kondisi jasad korban menunjukkan betapa dahsyatnya kobaran api yang terjadi.

Akhirnya, tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi peringatan penting tentang keselamatan kerja dan standar keamanan yang ketat di lingkungan industri, khususnya pabrik yang mengelola material mudah terbakar.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.