Api Unggun Pramuka Baubau: Menyalakan Semangat Generasi Paripurna dan Tangguh
Mediaex BauBau- Malam di kawasan pengembangan baru Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Baubau, tidak lagi gelap. Cahaya api unggun yang berkobar-kobar menerangi wajah-wajah penuh semangat para Pramuka, menjadi simbol nyata atas tekad besar Kota Baubau dalam mencetak generasi muda yang unggul. Dalam suasana khidmat itu, Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, hadir tidak hanya sebagai pembina upacara, tetapi juga sebagai penyemangat yang menyampaikan pesan penting tentang masa depan generasi muda.

Baca Juga : Lahan Terluka ke Permata Hijau Kisah Transformasi Kebun Raya Kendari
Dalam amanatnya, Hamsinah Bolu menyatakan bahwa nyala api unggun di perkemahan itu memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar ritual
Api tersebut adalah metafora dari semangat kebersamaan, ketangguhan, dan ilmu pengetahuan yang terus menyala-nyala, yang diharapkan dapat menerangi perjalanan setiap generasi muda Baubau.
“Cahaya api yang kita saksikan malam ini bukan hanya penerang kegelapan, tetapi adalah cahaya yang diyakini mampu menginspirasi seluruh masyarakat Kota Baubau. Ini adalah penanda bahwa semangat kepramukaan kita akan terus berjaya, semakin besar, dan semakin berkembang membawa misi kemajuan,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Pernyataan tersebut bukanlah sekadar retorika. Wa Ode Hamsinah Bolu mengaitkannya langsung dengan capaian konkret yang telah diraih daerah itu. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan fokus utama Pemerintah Daerah Kota Baubau. Buktinya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Baubau pada tahun 2024 telah melesat tinggi, menduduki peringkat kedua terbaik se-Sulawesi Tenggara.
Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat kita sudah berada di atas rata-rata
Bahkan, dalam skala nasional, IPM Kota Baubau sudah masuk dalam kategori tinggi, ujarnya sambil menyebutkan bahwa hal ini adalah fondasi yang kuat untuk melompat lebih tinggi.
Namun, pertanyaannya adalah, apakah kita akan berhenti dan berpu diri dengan capaian ini? Jawabannya tegas: Tidak!
“Justru, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Menjaga dan mempertahankan prestasi seringkali lebih sulit daripada meraihnya. Inilah tugas kita bersama, seluruh elemen masyarakat, untuk tidak hanya mempertahankan, tetapi terus konsisten meningkatkan kualitas pembangunan SDM kita,” seru Hamsinah Bolu.
Di sinilah, menurutnya, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka memegang peran yang sangat sentral dan strategis
“Pramuka adalah sekolah kehidupan. Di silah, generasi muda kita tidak hanya belajar tentang tali-temali dan morse, tetapi mereka diasah untuk menjadi problem solver, bekerja sama dalam tim, memimpin dengan integritas, dan mencintai alam. Inilah yang kita sebut sebagai generasi paripurna: cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan unggul dalam moral,” paparnya.
Malam di kawasan pengembangan baru Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Baubau, tidak lagi gelap. Cahaya api unggun yang berkobar-kobar menerangi wajah-wajah penuh semangat para Pramuka, menjadi simbol nyata atas tekad besar Kota Baubau dalam mencetak generasi muda yang unggul. Dalam suasana khidmat itu, Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, hadir tidak hanya sebagai pembina upacara, tetapi juga sebagai penyemangat yang menyampaikan pesan penting tentang masa depan generasi muda.
Dalam amanatnya, Hamsinah Bolu menyatakan bahwa nyala api unggun di perkemahan itu memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar ritual
Pernyataan tersebut bukanlah sekadar retorika. Selanjutnya, Ia mengungkapkan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan fokus utama Pemerintah Daerah Kota Baubau. Buktinya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Baubau pada tahun 2024 telah melesat tinggi, menduduki peringkat kedua terbaik se-Sulawesi Tenggara.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat kita sudah berada di atas rata-rata. Lebih membanggakan lagi, dalam skala nasional, IPM Kota Baubau sudah masuk dalam kategori tinggi,” ujarnya sambil menyebutkan bahwa hal ini adalah fondasi yang kuat untuk melompat lebih tinggi.
Namun, pertanyaannya adalah, apakah kita akan berhenti dan berpu diri dengan capaian ini? Jawabannya tegas: Tidak!
“Justru, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, menjaga dan mempertahankan prestasi menjadi tugas kita bersama.
Di sinilah, menurutnya, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka memegang peran yang sangat sentral dan strategis.
“Pramuka adalah sekolah kehidupan. Di tempat inilah, generasi muda kita tidak hanya belajar tentang tali-temali dan morse, tetapi juga mereka mengasah kemampuan menjadi problem solver, bekerja sama dalam tim, memimpin dengan integritas, dan mencintai alam. Inilah yang kita sebut sebagai generasi paripurna: cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan unggul dalam moral,” paparnya.
Tak berhenti di situ, Pramuka juga memberikan ruang bagi kaum muda untuk mengembangkan kreativitas dan jiwa wirausaha. Sebagai contoh, berbagai kegiatan seperti pioneering, pengelolaan perkemahan, dan sistem administrasi regu melatih mereka untuk berpikir logis, terstruktur, dan mandiri. Alhasil, nilai-nilai ini akan menjadi bekal berharga ketika mereka terjun ke dalam masyarakat dan dunia kerja.
Menutup amanatnya, Wakil Wali Kota kembali menyematkan optimisme yang tinggi. Dengan demikian, ia berharap setiap peserta didik Pramuka Baubau dapat menyerap seluruh nilai luhur tersebut.





